Hinggap di Biofest Diversity Sentrum 2017

“Kalau Capung punah terus dampaknya ke lingkungan dan manusia apa kak ??” tanya Joko dari MAN 1 Jogjakarta. “Kak, Bagaimana cara menjaga capung ??” dan pertanyaan-pertanyaan lain ketika kami (Indonesia Dragonfly Society) mempresentasikan keadaan dan penelitian capung indonesia di Biofest Diversity Sentrum 2017.

Biofest Diversity Sentrum merupakan puncak acara dari Pekan Raya Biologi 2017 yang diselengarakan oleh Mahasiswa Biologi UIN Sunan Kalijaga, termasuk kegiatan terbesar tahunan sejak 4 tahun silam. “Kegiatan ini  merupakan acara tahunan yang banyak kegiatan didalam nya. diantaranya Pengabdian Masyarakat, Futsal Competition, Donor Darah dan lain-lain. Tujuan dari kegiatan ini ialah ingin berbagi pada masyarakat apa yang mereka dapatkan selama ini di bangku perkuliahan, ingin memperkenalkan Jurusan Biologi UIN Sunan Kalijaga ke khalayak ramai ” ungkap Alvin sebagai salah satu Panitia Acara.

puncak Pekan Raya Biologi pada tanggal  15 – 16 Maret 2017 dengan tema Lestarikan Biodiversitas tersebut menampilkan Keanekaragaman hayati dengan adanya stand stand organisasi dan Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di lingkungan hidup dan sesi talkshow tentang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup diantaranya Silvagama, Ks Biodiversitas, Biolaska UIN, Ks Kepak Sayap, Ks Biologi UAJY, Pusat Studi Lingkungan USD, WWF, Yayasan Kutilang, Kanopi Indonesia, BKSDA dan Indonesia Dragonfly Society (IDS).

IDS memaparkan kabar-kabar dan penelitian capung di indonesia, terutama dengan kepastian jumlah spesies capung di indonesia. Berbagai buku-buku capung yang berada di indonesia tidak memaparkan secara pasti jumlah jenis capung di indonesia. Kami sedang melacak secara pasti keberadaan jumlah jenis capung bersama teman teman penggiat capung di berbagai daerah.

IDS juga memaparkan bagaimana capung dapat menginspirasi seni seperti berada di batik, patung, lagu dan puisi, serta dapat digunakan sebagai acuan kehidupan manusia seperti kesetiaan yang di peragakan oleh kesetiaan capung dalam perlingdungan capung betina yang akan meletakkan telur. IDS  lebih banyak menjelaskan peran capung bagi kelestarian lingkungan guna mengajak peserta untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan agar lingkungan tetap bersih dan capung dapat bertahan hidup dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *